Tampilkan postingan dengan label muhasabah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label muhasabah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 April 2010

BILA HADIR RASA CINTA, JADIKAN IA CINTA YANG MEMBAWA KITA KE SURGA

Jatuh ....yang tak mengundang orang simpati ialah jatuh cinta.CINTA adalah fitrah dan karunia ILLAHI.Tidak ada siapapun yang dapat melarikan diri daripada mencintai dan dicintai.Namun demikian , puncak CINTA........ada orang masuk surga karena CINTA dan tak sedikit orang yang di hujam ke neraka gara-gara CINTA.CINTA yang bagaimana yang bisa membawa seseorang ke surga?

CINTA yang dialirkan oleh ALLAH kedalam hati, itulah CINTA yang benar, suci lagi murni.CINTA yang bukan diukur ikut pandangan mata,tapi ikut pandangan ALLAH.Ia ada karena ALLAH dan CINTA diberipun untuk dapat keridhoan ALLAH.CINTA begini tiada batasannya.Tidak pula kenal jenis kelamin dan kedudukan.Dan CINTA lahir hasil dari samaCINTA pada ALLAH.

CINTA ynag sesungguhnya ini bisa berlaku pada lelaki dan lelaki,perempuan dengan perempuan,lelaki dengan perempuan,antara murid dengan guru,suami dengan istri,sahabat dengan sahabat,rakyat dengan pemimoin, antara umat dengan Nabinya dan yang paling tinggi antara hamba dengan TUHANNYA.

CINTA KARENA ALLAH

Kalau berlaku antara lelaki dan perempuan yang tidak diikat oleh perkawinan , mereka tak akan memerlukan untuk berjumpa,berbicara atau melakukan apa saja yang bertebntangan dengan kemauan ALLAH.

CINTA mereka tidak akan tercela oleh nafsu birahi.Sebaliknya CINTA itu adalah tautan hati yang berlaku walaupun tak pernah berjumpa atau baru kenal tapi hati rasa sayang dan rindu.Hati sedih kalau orang yang kita cintai ditimpa susah,senangkalau yang dicintai itu senang.Sanggup susah dan korbankan diriuntuk senangkan orang yang dicintai.

CINTA yang begini diceritakan dalam hadist, yaitu seorang lelaki yang bertemu dan berpisah dengan sahabatnya karena ALLAH maka mereka akan mendapat perlindungan 'ARSY ALLAHdipadang mahsyar nanti,hari dimnan masing-masing orang mengharap sangat lindungan dari matahari yang sejengkal saja dari kepala.

Kalau bertlaku antara suami istri , maka istri akan meletakkan seluruh ketaatan pada suami,hormat dan melayani suami tanpa jemu.Baik ketika suami tunjukkan sayang atau ketika suami marah-marah.Baik ketika suami kaya atau miskin ,atau suami kawin lagi , CINTA istri pada suami tidaka akan terbagi.

Karena CINTANYA pada suami datang dari ALLAH hasil ketaqwaan istri.Biarpun datangtopan badai,melanda rumah tangga,istri tetap memberikan CINTAnya yang utuh dan teguh.

Begitu juga suami , CINTA pada istri tidak pandang itu istri tua atau muda.Terpatri pada hatinya.Selagi istri taat pada ALLAH,istri tetap dikasihinya.Kalau dia ada empat istri,tentulah istri-istri akan bertanya -tanya , istri yang manakah yang paling dicintai oleh suami?Kalau CINTA itu bersumber dari ALLAH , tentu istri yang paling bertaqwalah yang paling dicintai oleh suami lebih dari istri-istri yang lain.

CINTA ALLAH YANG UTAMA

Sumber CINTA yang datang dari ALLAH akan meletakkan ALLAHyang paling tinggi dan utama.Bila berlaku perseteruan antara CINTA ALLAH dengan CINTA pada makhluk maka CINTA ALLAH dimenangkan.

Misalkan seorang istri yang CINTA pada suaminya.Tiba-tiba suami melarang istri melakukan ketaatan pada ALLAH, dalam hal menutup aurat, padahal tutup aurat itu ALLAH wajibkan.Maka kecintaan pada ALLAH itu akan mendorong nya untuk tetap malaksanakan perintah-NYA walaupun suami tidak suka ataupun harus kehilangan suami.

Sanggup dilakukan sebagai pengorbanan CINTAnya pada ALLAH.Sebaliknya kalau dia turut kemauan suami artinya kata CINTA pada ALLAH hanya pura-pura,CINTAnya bukan lagi bersumber kan ALLAH tapi datang dari nafsu.

CINTA yang datang dari ALLAH menyebabakan seseorang cukup takut untuk melanggar perintah ALLAH yang kecil ,apalagi yang besar.Seseorang yang sudah dapat mencintai ALLAH ,CINTA ynag lain jadi kecil dan rendah baginya.

Sejarah menceritakan kisah CINTA Zulaikha terhadap Nabi Yusuf.Sewaktu Zulaikha dibelenggu oleh CINTA nafsu yang berkobar-kobar pada Nabi Yusuf , dia sanggup hendak menduakan suaminya ,yang seorang menteri.

Ketika Nabi Yusuf menolak keinginannya, ditariknya baju Nabi Yusuf hingga terkoyak.Akibat dari peristiwa itu ,Nabi Yusuf masuk penjara.Tinggalah Zulaikha memendam rindu CINTANYA kepada Yusuf.

Penderitaan CINTA yang ditanggungb oleh Zulaikha menyebabakandia berubah dari seorang perempuan yang cantik menjadi perempuan tua yang tidak cantik lagi.Matanya banyak menangis terkenangkan Yusuf,hartanya habis dibagi-bagikan karena Yusuf.Sehingga datanglah belas kasihan dari ALLAH terhadapnya.Lalu ALLAH mewahyukan agar Nabi Yusuf mengawini Zulaikha setelah ALLAH mengembalikan kesehatan dan kecantikannya.

Peliknya , ketika Zulaikha mengenal ALLAH,datanglah CINTAnya pada ALLAH sehingga waktunya lebih banyak di habiskan untuk bermunajat dengan ALLAH dalam ibadah dan dzikir.

Begitulah betapa CINTA yang dulunya datang dari nafsu dapat dipadamkan bila kenal dan CINTA pada ALLAH.CINTA ALLAH adalah CINTA taraf tinggi.Puncak CINTA ini ialah pertemuan yang indah dan penuh rindu di surga yang dipenuhi kenikmatan.

CINTA pada ALLAH akan lahir pada orang yang mengenal ALLAH.Karena CINTA lahir ada penyebanya.Kalau wanita CINTA pada lelaki karena kayanya,baiknya , tampan, dan sebagainya dan lelaki CINTA wanita jarena cantik,baik ,lemah lembut dan sebagainya maka bagi mereka yang berakal akan merasa lebih patut dicurahkan rasa CINTA pada ALLAH karena segala kenikmatan itu datangnya dari ALLAH.

Ibu bapak ,suami istri, sahabat, handai taulan dan siapa yang mengasihi dan mencintai kita , hakekatnya semuanya datang dari ALLAH.Kebaikan ,kemewhan dan kecintaan yang diberikan itupun atas rahmat dan belas kasih dari ALLAH pada kita.Sehingga ALLAH izinkan makhluk-NYA yang lain CINTA pada kita.

ALLAH yang menciptakan kita makhluk-NYA , kemudian diberinya kita berbagai nikmat seperti sehat,gembira dan lain-lain.Baik kita ingat pada-NYA ataupun waktu kita lalai , tetap diberi-NYA nikmat-nikmat itu.Begitulah , kebaikan ALLAH pada kita terlalu banyak sebagaimana firman-NYA, yang berarti:
"Kalau kamu hendak menghitung nikmat -nikmat ALLAH, niscaya tidak akan terhitung."

Besar sungguh jasa ALLAH dari menciptakan menghidupkan dan memberi rezeki, suami , istri, rumah dan macam-macamlagi yang dengannya kita melalui kehidupan dengan aman bahagia.

Alangkah biadabnya kita kalu segal pemberian ALLAH itu kita ambil , tapi lupa untuk bersyukur pada yamag Memberi.ALLAH bisa saja menyusahkan dan menyenangkan kita dengan Kehendak-NYA.

Oelh itu orang yang betul kenal dan beradab, dia malu pada ALLAH. malah karena malunya itu dia tidak nampak yang lain lebih hebat dari ALLAH.CINTAnya tertumpu pada ALLAH ,penyerahan diri pada ALLAH sungguh- sungguh.

Setiap saat menanggung rindu.lalu waktunya di habiskan untuk berbisik- bisik dengan kekasihnya.Bila CINTA ALLAH sudah penuh dalanm hatinya , maka tidak ada tempat lagi untuk CINTA selain dari itu.

Ada orang mengatakan :"JIKA KAU BERIKAN HATIMU ATAUPUN CINTAMU PADA MANUSIA NISCAYA CINTAMU NISCAYA DIA AKAN MEROBEK -ROBEKNYA.TAPI KALAU HATI YANG PECAH ITU DIBERIKAN PADA ALLAH NISCAYA AKAN DISATUKANNYA .ARTINYA CINTA DENGAN ALLAH PASTI TERBALAS. DAN ALLAH TIDAK MEMBIARKAN ORANG YANG DICINTAI-NYA MENDERITA DI AKHERAT."

Jadi seorang yang bijak dan beradap akan meletakkan kecintaan yang besar pada ALLAH, pada Rasulullah dan barulah pada makhluk -makhluk lain di samping-NYA.Itulah peletakan CINTA yang yang betul dan menguntungkan didunia dan di akherat. Itulah dia CINTA kita pada ALLAH SWT yang patut kita letakkan.

SEKALI RASA CINTA ITU HADIR..........
INGATLAH IA ADALAH KARUNIA ALLAH.............
HIDUP INI MENJADI INDAH KARENA CINTA............
CINTA YANG SUCI...............
BUKAN CINTA YANG MENYERET KE NERAKA.
SEKALI RASA CINTA ITU HADIR .....................
SAMBUTLAH DENGAN BENAR............
JAGA...................PELIHARA.....................
DAN JADIKAN IA CINTA YANG MENGHANTARKAN KE SURGA..................

{MUTIARA AMALY}.

Jumat, 23 Oktober 2009

Memang Begitu Menggoda

Tarikan pemenuhan lintasan hati sangat kuat. Menggetarkan dawai-dawai hati yang coba didiamkan. Kehadirannya membuat jantung tak menentu. Berdebar dan tak teratur dalam ritmenya. Bahkan sering menghadirkan peluh yang mengundang gelisah. Sungguh tak sedap.

Tarikan hasrat menghentakkan alam kesadaran sehingga sering terlupa. Diam dalam perenungan sesaat mampu menetralkan. Namun seketika dapat meluap-lupa bahkan mengalahkan kobaran api yang paling dahsyat. Sering ia membakar bangunan kenyamanan dan ketenangan di hati. Dia memang begitu indah walaupun dia memiliki sisi sulit. Ia memang kebutuhan tapi butuh tanggung jawab yang bukan main-main.

Bayangan kenikmatannya menepis keangjuhan jiwa. Namun ia terbantahkan murni di alam logika dan alam nyata. Dia sering melintas bahkan hampir sesering lintasan udara yang masuk ke paru-paru. Terkadang teriakan dan nyanyian juga memicu dia untuk bereaksi. Bahkan tulisan dan gambar juga memberikan kontribusi. Sungguh dawai hati lebih sering bergetar karena hembusan udaranya.

Memang ia begitu menggoda. Ia adalah hasrat yang terkadang berbingkai syahwat, ia adalah bisikan hati yang sering bermandikan desahan tak menentu. ia adalah asa yang sering tersusupi angan. Sangat indah dan sulit untuk didapati sebagai pemberontak. Bukan hal yang luar biasa karena ia terjadi pada insan biasa, ya semua insan.

Ia akan menjadi luar biasa hanya dalam kondisi penanganan yang kurang tepat. Semoga bimbingan-Nya mengantarkan jiwa ini tak bergeming meski godaan itu menerpa seperti kencangnya badai yang paling kencang.

Jumat, 21 Agustus 2009

SEUNTAI SYUKUR


SEUNTAI SYUKUR
(Saiful Ahyar)

Kumandang azan melepas Sya’ban sekaligus menyambut Ramadhan. Marhaban yaa Ramadhan. Aroma amal shaleh dan peluang kebaikan menelisik dada-dada yang penuh iman. Pekat maksiat seakan redup menghilang, setidaknya untuk sementara. Kerinduan jiwa-jiwa yang mulai letih berjuang terpuaskan sudah. Setelah sebelas bulan lalu menyelesaikan tarbiyahnya di Ramadhan tahun lalu. Saatnya mentarbiyah kembali. Menghangatkan kembali kerinduan akan syurga dan kehidupan yang sejahtera.

Letih jiwa melalui jalanan yang ditaburi maksiat mulai terobati. Dan semua itu hanya karena kesempatan dari sang Maha Kuasa, Allah swt. Desah zikir melantun dan melesat menuju angkasa. Ungkapkan rasa syukur yang dalam kepada sang Pencipta. Gema asma-Nya membahana. Suasana subuh menjadi berarti dan lebih hidup. Para hamba mulai belajar merendahkan diri, sujud di pagi hari. Setelah lalai di waktu yang lalu. Mulailah Masjid-masjid bertambah ramai. Semakin banyak kepala yang tersungkur mengakui kelemahan diri. Meneduhkan jiwa dan membakar ghirah.

‘Terima kasih duhai Rabbi! Engkau izinkan kaki yang berlumur lumpur hitam dosa melangkah perlahan menapaki bulan ampunan-Mu. Masih Engkau bebaskan tangan yang penuh bercak dosa mengangkatkan takbir dalam taraweh. Engkau berikan peluang mata yang mulai tertutupi maksiat mengikuti tadarus qur’an. Izinkan suara ini yaa Rabb untuk selalu melantunkan ayat-ayat-Mu dan meneriakkan kebenaran. Segala puji untuk-Mu yang membiarkan tempatku aman tanpa suara dentum peluru yamg mematikan, seperti yang dialami saudaraku di Palestina, Afghanistan, Irak, Chechniya dan yang lainnya. Duhai Allah jangan lalaikan aku dengan keamanan ini sehingga lelap dalam tidur panjang tanpa mampu mengisi masa Ramadhan yang tak panjang. Yang belum tentu usiaku akan melampaui Ramadhan kali ini’.

‘Diri ini sungguh lemah. Tak mampu untuk berpisah dari-Mu Yaa Rabbi. Tak sedetik pun tau bahkan lebih singkat dari itu yang jiwa ini mampu lepas dari bantuan-Mu. Bahkan untuk sekedar menghirup udara berkah Ramadhan-Mu. Duhai sesembahanku! Berikan kekuatan jiwa ini untuk selalu merangkai doa panjang dan tunduk di pangkuan-Mu. Izinkan seluruh tubuh ini; kepala, mata, lisan, mulut, hidung, dada, tangan, perut, kaki dan semuanya Rabb, bergerak teratur melarutkan pekat dosa yang melingkupi jiwa. Curahkan cahaya taubat nashuha ke dalam hati ini wahai penguasa jiwaku! Duhai yang maha kuasa dan maha perkasa! Berikanlah keringanan gerak dan langkah ntuk diri ini beramal shalih. Biarkan peluh bahkan darah mengaliri tubuh ini karena perjuanganku di jalan-Mu. Jadikan peluh itu peluntur dosaku. Bangkitkan semangatku untuk terus bertahan tanpa kenal letih untuk senantiasa berkarya dalam menegakkan agama-Mu’.

‘Wahai pemilik segala harta dan kekuasaan! Hilangkan rasa bakhil dan tamak dari hati yang bernoda ini. Limpahkan karunia yang aku merasa cukup dengannya. Jangan engkau biarkan hati ini merasa bergantung pada selain-Mu. Cukuplah Engkau yang menjadi harapanku. Cukupkan aku dengan-Mu yaa Rabbi’.

Sungguh kata dan tinta telah habis untuk mengurai nikmat Tuhan semesta alam. Namun, yang diuraikan belum mencapai setitis air di tengah lautan. Bahkan belum sampai seperti sebutir pasir di pantai. Maha agung Engkau yaa Allah!

Saatnya sudah menjalani lautan berkah dan ampunan. Biarkan masa lalu seperti itu. Tatap ia. Lihatlah. Seperti apapun ia, biarkanlah. Karena ia tak akan mungkin dirubah. Jadikan sisa perjalan hidup sebagai masa untuk menggoreskan tinta emas. Bangkitkan potensi yang diberikan Allah untuk berkarya dalam bingkai ibadah kepada-Nya. Yakinlah rahmat Allah lebih luas dan sangat luas untuk mengampuni dosa siapapun!!

Sabtu, 11 Juli 2009

Tuhan

Wahai Tuhan yang maha mendengar, aku tak pandai bersujud panjang ditengah malam-Mu. Aku tak pandai mengurai doa panjang dengan tangan tengadah. Tuhan aku tidak pandai menyampaikan dengan bahsaku apa yang ingin dan sedang aku rasakan. Aku terlalu kerdil dan angkuh Tuhan.
Butiran air mata ini tidak pernah tumpah untuk mohon ampun dari-Mu. Mata ini juga tidak pernah letih dan hampir sakit hanya untuk bermunjat dan membaca kita-Mu. Tuhan, tangan inijuga tidak pernah terhinakan karena minta maaf pada orang-orang yang sudah tersakiti dengan perbuatanku. Tuhan, mata ini juga masih selalu lebih menikmati menatpa sesuatu dan berkomentar sehingga lisan ini berghibah. Tuhan, lidah ini tidak pernah merasa letih untuk membaca dan merenungkan kitab-Mu. Tuhan, aku masih pernah tertidur membaca buku, tapi tidak dengan Al quran. Tuhan kantong ini sering kehabisan isi untuk membeli konsumsi dan terkadang membayar biaya main warnet, tapi belum pernah ia kosong karena kusumbangkan untuk jihad di jalan-Mu.
Wajah ini lebih sering menjadi fitnah daripada menjadi penyejuk mata yang memandang. Tuhan, kaki ini juga tidak pernah bengkak berdiri dalam shalat malam atau duduk mengkaji kitab-Mu. kaki ini hanya bengkak karena letih main bola. meras berat kalu menjalani 300 meter menuju majelis taklim. hanya dengan alasan nagkot kakai ini membawa diri terlambat mengahdiri majelis dzikirmu. Tuhan, telinga ini sudah sekian tahun engkau berikan dengan kelebihan yang luar biasa, tapi tidak nyaris badan ini berdiri tatkala engkau dengarkan lantuna azan ke telinga ini. Masih saja bercanda, tidur-tiduran, dan akhirnya menjadi masbuk.
Tuhan, betapa cinta diri ini pada kemuliaan. sehingga terkadang hanya khawartir harga diriku runtuh dan wibawaku turun, aku harus berbohong dan membiarkan kemaksiatan. Tuhan, Aku tidak pernah melihat-Mu. aku hanya yakin Engkau melihatku.
tolong Tuhan, jangan berpaling dariku. Biarkan aku menjadi hamba-Mu yang taat dan takut hanya pada-Mu. jangan engkau semayamkan kesombongna dan keangkuhan di hati ini. Tuhan, Engkau tidak pernah kudengar membnetakku, tapi Tuhan aku takkan mungkin sanggup untuk menerima gertak-Mu di hari pembalasan nanti.
Tuhan,
Tuhanku, jadikan aku orang yang bertaubat. berubah Tuhan. Kuatkan diri yang lemah ini Tuhan, Kuatkan untuk berubah menjadi pendukung syariatmu tanpa mengenal hancurnya izzah maupun diri ini. tuhan jadikan ruh jihad itu subur di dadaku. Meski aku tdak hafal apa kemuliaan syahid di jalan-Mu, aku ingin menjadi syhuhada-Mu TUhan.
Kuakui banyak khilafku. banyak klaimat yang telah aku rangkai dan aku sebar melalu email, facebook, atau yang lain yang itun mendatang kan fitnah. bukan manfaat. maafkan lah aku wahai Tuhan.Biarlah semua orang tercengang, tertawa, atau apapun itu, tapi akau mohon Tuhan, jadikan aku berubah dalam tempo yang singkat ini. sebalum engaku takdirkan aku berselimut lima lapis kain putih dan di himpit bumi. Tuhan, izinkan aku membahagiakan wanita mulia yang aku sayangi. ibuku.

Tuhan, sungguh Tuhan, kuatkn hati ini utuk taubat dan berubah total. kalau para shabat dulu berubah total setelah menganut Islam, maka jadikan aku sebagi generasi yang juga mengikuti jejak mereka. kuatkan hatiku meninggalkan semua canda yang membuatku kehilangan kendali. hilangkan rasa kecil dihadapan manusia, karena aku butuh anggapanmu. bukan yang lain